Sumber : https://blog.compactbyte.com/2017/03/16/bug-file-version-control-yang-bisa-diakses-via-web/

Bagi kalian yang merupakan seorang developer atau programmer tentunya sudah tidak asing dengan yang namanya Git. Nah untuk kamu yang belum mengetahuinya, Git adalah suatu tools yang digunakan untuk pengembangan suatu software. Untuk selanjutnya bisa kalian simak artikel ini.

Apa itu Git?

Git adalah suatu version control system yang gratis dan digunakan untuk melakukan suatu proyek pada pengembangan software. Lalu apa itu version control system (VCS)? VCS adalah suatu sistem yang bertugas untuk mencatat semua perubahan yang terjadi pada suatu berkas atau kumpulan berkas dan dapat dengan langsung memperbaruinya.

Selain itu Git juga dikenal dengan distributed version control system yang berarti penyimpanan database Git tidak hanya berada di satu tempat saja.

Sumber : https://www.petanikode.com/git-untuk-pemula/

Setelah kalian mengerti apa itu git berikutnya akan membahas apa saja perintah-perintah yang digunakan dalam git.

git help

Command ini sangatlah membantu kalian untuk mencari tahu apa saja command-command dan apa saja istilah yang digunakan oleh git. Sangat berguna apalagi disaat kalian lupa untuk melakukan command sesuatu hal dan malas untuk mencari tahu ke internet. Kira-kira tampilannya akan seperti ini.

git config

Sebelum kita membuat suatu proyek ada hal yang harus dikonfigurasi beberapa diantaranya adalah username dan email. git config yang akan kita gunakan dalam melakukan hal ini.

git config --global user.name "<username>"

git config --global user.email <email>

Kalian juga bisa menambahkan password, atau akun yang sudah terkait dengan git tool secara online seperti GitLab dan Github.

git init

Perintah ini digunakan untuk membuat git repository yang baru.

git init

Example of using git init

Kalian juga bisa menggunakan git init pada directory proyek yang kalian pilih, atau sekalian memasukkan semua file atau sub-folder dengan command git init . Titik berarti semua yang ada pada directory tempat melakukan init tersebut.

git clone

git clone digunakan untuk membuat salinan dari proyek yang telah dibuat pada git repository ke lokal Anda.

git clone <url> <folder name> (default using name of the project)

git branch

Pada git suatu tim dapat mengerjakan proyek mereka secara bersamaan. Sehingga untuk mengurangi suatu konflik sangat disarankan masing-masing anggota untuk membuat branch-nya masing-masing. Berikut adalah untu mmebuat branch yang baru

git checkout -b <branch>

Kemudian untuk melihat branch apa saja yang ada pada komputer Anda terkait proyeknya dan branch mana yang sedang kalian tempati.

git branch --list
Contoh untuk git branch — list

Untuk berpindah ke branch yang dipilih. Pastikan branch tersebut sudah ada pada lokal Anda, jika belum kalian dapat melakukan pull terlebih dahulu.

git checkout <branch>

git add & commit

Setelah Anda membuat perubahan pada proyek dan ingin push ke git, Anda terlebih dahulu untuk melakukan git add <file> untuk menambahkan file tertentu atau git add . ingin semua perubahan. Setelah itu Anda diwajibkan untuk membuat commit terkait perubahan tersebut dengan

git commit -m "<your message>"

Perlu diingat ketika Anda melakukan commit jika terdapat perubahan lagi pada proyek tersebut Anda harus membuat commit ulang. Berikut adalah contoh penggunaannya.

git push

Setelah Anda melakukan commit yang akan dilakukan adalah git push perubahan yang ada ke repositori online Anda.

git pull

git pullPerintah ini digunakan untuk mendapatkan versi terbaru dari repositori karena kemungkinan sudah ada orang yang melakukan push ke remote repository pada branch tersebut. Pastikan kalian sudah push semua perubahan agar terhindar dari permasahan conflict karena harus push terlebih dahulu.

git status

git status Digunakan untuk melihat informasi pada branch yang sedang ditempati berikut beberapa informasi yang ditampilkan.

  • Informasi versi branch sudah paling baru atau belum
  • Apakah ada perubahan pada repositori sehingga perlu di pull atau push atau commit
  • Apakah ada file yang staged, unstaged, atau untracked

git stash

Hal ini sangatlah berguna untuk kalian yang apabila memiliki conflict apabila ingin nge-pull namun gagal karena adanya perbedaan versi seperti,

ketika Anda lupa melakukan pull sebelum Anda merubah file-file yang teman tim Anda juga melakukan perubahan yang sama. Sehingga menyebabkan git meminta Anda untuk push terlebih dahulu. Namun juga tidak bisa karena belum ter-update lokal Anda.

git stash memungkinkan Anda untuk menyimpan perubahan dan merubah lokal Anda seperti sebelum adanya perubahan pada commit sebelumnya.

Lalu setelah hal tersebut, bagaimana cara agar membalikkan perubahan yang telah dibuat sebelumnya di lokal? Kalian cukup melakukan command git stash pop yang akan membalikkan semua perubahan pada lokal Anda.

“Tapi kok tetap tidak bisa, karena perubahan harus di-merge terlebih dahulu?”

Hal tersebut terjadi mungkin ketika melakukan pull dari branch yang berbeda. Solusinya adalah setelah pull kalian resolve terlebih dahulu semua conflict, kemudian kalian add, commit, dan push perubahan tersebut ke branch kalian. Setelah itu baru kalian dapat git stash pop . Berikut adalah contoh yang pernah saya alami.

Terlihat ada conflict
Terdapat perubahan ynag harus di-merge

Setelah resolve conflict , push kemudian.

git stash pop dilakukan

Dan taraa, kalian sudah berhasil membalikkan perubahan pada lokal sebelumnya, namun pada contoh masih terdapat conflict yang harus di-resolve terlebih dahulu.

git revert

Command ini memungkinkan Anda untuk kembali ke versi sebelumnya, versi yang dimaksud adalah commit-an yang dipilih.

git revert <commit SHA>

commit SHA bisa kalian dapatkan pada pilihan Commit kemudian pada salah satu commt akan terdapat suatu code , seperti berikut

code tersebut yang akan digunakan sebagai commit SHA

Sekian pembahasan mengenai Git pada kali ini, terima kasih atas perhatiannya semoga dapat bermanfaat bagi kita semua :)

Sumber

Mahasiswa Fasilkom UI angkatan 2018

Mahasiswa Fasilkom UI angkatan 2018